Senin, 31 Agustus 2015

Mengapa harus di e~SchooL ???

MENGAPA HARUS DI e~SchooL????

Telah dibuka pendaftaran TERBATAS TK / Playgroup / TPAIslam Plus e~SchooL Pinrang Tahun ajaran 2015-2016
DAFTAR SEPTEMBER 2015-JANUARI 2016 DISCOUNT 50% DANA PENDIDIKAN!!!!!!!!!!!!

Mengapa HARUS DI e~SchooL????

1. Satu-satunya TK Islam berbasis tauhid dengan nilai Leadership dan Entrepreneurhip yang menyiapkan anak dengan mental pemimpin dan entrepreneur
2. Satu-satunya TK Islam dengan kurikulum Diknas + Internasional yang membimbing anak menjadi insan yang sholeh/Sholehah dan mampu bersaing di dunia Internasional
3. Satu-satunya TK Islam yang menerapkan system moving class secara penuh sehingga anak menikmati tiap pembelajaran tanpa rasa bosan
4. Small Class (Tiap kelas 5-15 Org) sehingga semua anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang lebih pesat
5. Laporan perkmbangan setiap bulan (Fisik, Akadamik, Agama Islam, Sosial emosional, & Psikologis)
6. Fasilitas terlengkap (Ruang Belajar ber-AC, Mushollah/Aula, Playground aman dan luas, area berkebun, Perpustakaan Anak & Orang tua, Ruang Istirahat, Ruang tunggu, Ruang Rekreasi&Multimedia, halaman parkir Yang luas dan aman )

InsyaAllah e~SchooL TA 2015-2016 membuka kelas :
1. TK B (15 org) usia 5-6 tahun
2. TK A (15 org) usia 4-5 tahun
3. Playgroup A(15 org) usia 3-4 tahun
4. Playgroup B(15 org) usia 3 tahun
5. Batita Clas (5 org) usia 2 tahun
6. TPA (10org) usia 2-10 tahun
Banyak program yg unik dan menarik yang berbeda dari tahun sebelumnya...
Semua yang terbaik tuk ananda tersayang, Yang pastinya insyaAllah akan membuat ananda semakin cerdas dan siap menyongsong masa depan yg lebih cerah...
Jgn sampe kehabisan tempat y...
Dengan metode yg unik & menarik, insyaAllah dalam 99 hari anak mampu:
1. Hafal Asmaul Husna
2. Wudhu & sholat 5 waktu
3. Disiplin jajan & beli mainan
4. Senang puasa & sedekah
5. Lebih sayang&santun pd org tua..
Terdapat juga Taman Penitipan Anak dgn sistem bulanan, harian, dan perjam..

Akhir kata,

Anak adalah investasi dunia akhirat,

berilah yg terbaik tuk buah hati Anda,

calon pemimpin masa depan.....


Peserta terbatas,
Segera hub.i : Hijriah Syam, S.Psi 085 299 424 165
Atau datang di "TPA, PlayGroup & TK Islam Plus"
Jl. Urip Sumoharjo No. 165 Pinrang
(Samping Kejaksaan Negeri Pinrang)
TELAH HADIR PULA:
TK Islam Plus / KB Islam Plus / Penitipan Anak / Daycare e~SchooL Cabang Pangkep
TK Islam Plus / KB Islam Plus / Penitipan Anak / Daycare e~SchooL Cabang Sengkang


Minggu, 30 Agustus 2015

Anger Management, Saat Anda ingin marah pada pasangan, anak, atau siapapun...

Sebuah cerita dari seorang sahabat SMA...
Kisah inspiratif yang terkenang hingga saat ini

NAILS IN THE FENCE



There once was a little boy who had a bad temper. His father gave him a bag of nails and told him that every time he lost his temper, he must hammer a nail into the back of the fence. 

The first day the boy had driven 37 nails into the fence. Over the next few weeks, as he learned to control his anger, the number of nails hammered daily gradually dwindled down. He discovered it was easier to hold his temper than to drive those nails into the fence. 

Finally the day came when the boy didn't lose his temper at all. He told his father about it and the father suggested that the boy now pull out one nail for each day that he was able to hold his temper. The days passed and the young boy was finally able to tell his father that all the nails were gone. 

The father took his son by the hand and led him to the fence. He said, "You have done well, my son, but look at the holes in the fence. The fence will never be the same. When you say things in anger, they leave a scar just like this one. You can put a knife in a man and draw it out. It won't matter how many times you say I'm sorry, the wound is still there." 


The little boy then understood how powerful his words were. He looked up at his father and said "I hope you can forgive me father for the holes I put in you." 

"Of course I can," said the father. 


Jadi, inginkah anda jika Hati pasangan, anak, & orang-orang yang anda sayangi berlubang & rusak karena kata-kata & kemarahan anda????

Jadwal kerja keteteran?? Cek dulu sholatmu...

Pada suatu hari di awal-awal saat memulai bisnis dulu, saya mengalami masalah seperti ini: saya janjian dengan 3 orang di Jakarta. Saat itu posisi saya di Jogja tanpa banyak kenalan di Jakarta dan cekak banget dananya. Begini jadualnya: Pak A janji ketemu hari Senin siang, Pak B hari Rabu pagi dan Bu C di hari Jumat sore. Jika saya mau gampang, saya harus berangkat naik kereta Minggu malam dan menginap di Jakarta 5 hari dan pulang Jumat malam. Sayanya yang bingung: nginep dimana, biaya makannya dimana? Duh ribet, padahal janjiannya udah di-arrange lama dan posisi orang yang mau saya temui itu Boss-boss semua untuk penawaran kerjaan promosi. Saya harus mengikuti jadual mereka, saya tak kuasa menentukan jadual karena saya yang butuh.

Pusinglah saya memikirkan jadual yang mustahil itu. Sampai seminggu menjelang harinya, saya ketemu seorang teman,yang ilmu agamanya lumayan. Karena belum menemukan solusi, saya pun curhat padanya. Teman saya mengangguk-angguk lalu bertanya,"Jadual sholatmu gimana?"


"Jadual sholat? Apa hubungannya?" saya keheranan.

"Sholat subuh jam berapa?" tanpa menjawab pertanyaan saya, dia meneruskan pertanyaannya.

" Errr... Jam setengah enam, jam enam. Sebangunnya lah.. Kenapa," jawab saya.

" Sholat dhuhur jam berapa?"

"Dhuhur? Jadual sholat dhuhur ya jam 12 lah..." jawab saya.

"Bukan, jadual sholat dhuhurmu jam berapa?" ia terus mendesak.

" Oooh, jam dua kadang setengah tiga biar langsung Asar. Eh, tapi apa hubungannya dengan masalahku tadi?" saya makin heran.

Temen saya tersenyum dan berkata,"Pantas jadual hidupmu berantakan."

"Lhooo.. kok? Apa hubungannya?" saya tambah bingung.

"Kamu bener mau beresin masalahmu minggu depan ke Jakarta?" tanyanya lagi.

"Lha iya, makanya saya tadi cerita...," saya menyahut.

"Beresin dulu jadual sholat wajibmu. Jangan terlambat sholat, jangan ditunda-tunda, klo bisa jamaah," jawabnya.

"Kok.. hubungannya apa?" saya makin penasaran.

"Kerjain aja dulu kalo mau. Enggak juga gak papa, yang punya masalah kan bukan aku...," jawabnya.

Saya pun pamit, jawabannya tak memuaskan hati saya. Joko sembung naik ojek, pikir saya. Gak nyambung, Jek. Saya pun mencari cara lain sambil mengumpulkan uang saku buat berangkat yang emang mepet. Tapi sehari itu rasanya buntu, buntu banget. Sampai saya berfikir, ok deh saya coba sarannya. Toh gak ada resiko apa-apa. Tapi ternyata beratnya minta ampun, sholat tepat waktu berat jika kita terbiasa malas-malasan, mengakhirkan pelaksanaannya. Tapi udahlah, tinggal enam hari ini.

Dua hari berjalan, tak terjadi apa-apa. Makin yakin saya bahwa saran teman saya itu tidak berguna. Tapi pada hari ketiga, hp berdering. Dari asisten Pak A,"Mas, mohon maaf sebelumnya. Tapi Pak A belum bisa ketemu hari Senin besok,. Ada rapat mendadak dengan direksi. Saya belum tahu kapan bisa ketemunya, nanti saya kabari lagi."

Di ujung telepon saya ternganga, bukannya jadual saya makin teratur ini malah ada kemungkinan di-cancel. Makin jauh logika saya menemukan solusinya, tapi apa daya. Karena bingung, saya pun terus melanjutkan sholat saya sesuai jadualnya.

Di hari berikutnya, hp saya berdering kembali. Dari sekretaris Pak B,"Mas, semoga belum beli tiket ya? Pak B ternyata ada hjadual general check up Rabu depan jadinya gak bisa ketemu. Tadi Bapak nanya bisa nggak ketemu Jumat aja, jamnya ngikut Mas."

Yang ini saya bener-bener terkejut. Jumat? Kan bareng harinya ama Bu C? Saya pun menyahut,"O iya, tidak apa-apa Pak. Jumat pagi gitu, jam 9 bisa ya?"

Dari seberang sana dia menjawab,"OK Mas, nanti saya sampaikan."

Syeep, batin saya berteriak senang. Belum hilang rasa kaget saya, hp saya berbunyi lagi. Sebuah sms masuk, bunyinya: Mas, Pak A minta ketemuannya hari Jumat setelah Jumatan. Jam 13.30. Diusahakan ya Mas, tidak lama kok. 1 jam cukup.

Saya makin heran! Tanpa campur tangan saya sama sekali, itu jadual menyusun dirinya sendiri. Jadilah saya berangkat Kamis malam, ketemu 3 orang di hari Jumat dan Jumat malem bisa balik ke Jogja tanpa menginap!

Saya sujud sesujud-sujudnya. Keajaiban model begini takkan bisa didapatkan dari Seven Habits-nya Stephen Covey, tidak juga dari Eight Habbits. Hanya Allah yang kuasa mengatur segala sesuatu dari arsy-Nya sana.


Sampai saya meyakin satu hal yang sampai sekarang saya usahakan terus jalani: Dahulukan jadual waktumu untuk Tuhan maka Tuhan akan mengatur jadual hidupmu sebaik-baiknya.

Karena saya muslim, saya coba konfirmasikan ini ke beberapa teman non muslim dan mereka menyetujuinya. Jika dalam hidup ini kita mengutamakan Tuhan, maka Tuhan akan menjaga betul hidup kita. Tuhan itu mengikuti perlakuan kita kepadanya, makin disiplin kita menyambut-Nya, makin bereslah jadual hidup kita.

Jadi, kunci sukses bisnis ke-3 yang saya bisa share ke teman-teman: Sholatlah tepat waktu, usahakan jamaah. Jika mau lebih top, tambahin sholat sunnahnya: qobliyah, bakdiyah, tahajjud, dhuha, semampunya.

Silakan dipraktekkan, Insya Allah jadual kehidupan kita (baik bisnis, keluarga maupun personal) akan nyaman dijalani. Sampai hari ini, saya belum pernah berdoa lagi untuk menambah 24 jam sehari menjadi lebih banyak jamnya. 24 jam sehari itu sudah cukup, jika kita tak hanya mengandalkan logika untuk mengaturnya. Tak kemrungsung, tak buru-buru tapi tanggung jawab terjalani dengan baik.

Jika suatu hari saya menemukan jadual saya kembali berantakan, banyak tabrakan waktunya atau tidak jelas karena menu
nggu konfirmasi terlalu lama: segera saya cek jadual sholat saya...!!! 


Pasti disitulah masalahnya dan saya harus segera beresin sehingga jadual saya akan teratur lagi sebaik-baiknya. Seperti teman-teman sekalian, istiqomah alias konsisten menjalankan ini tentu banyak godaannya. Tapi kalo gak pake godaan, pasti semua orang akan sukses dong. Jadi emang mesti tough, kuat menjalaninya, jangan malas, jangan cengeng..

Yuk......kita wujudkan kesuksesan dunia dan akhirat kita dengan menjaga shalat kita tepat waktu......🙏🙏🙏

Semoga bermanfaat...😊

Niat ke Baitullah ada, tapi sudahkah kita mulai melangkah???


ILham, 18thn. Jamaah haji termuda sby. Brkt haji atas kesadaran sendiri, dan mulai nabung sejak kls 6 SD. Siswa kelas 12 SMAN 6 sby ini alumni SDIT dan SMPIT al uswah surabaya. Sejak SMP mulai melakoni bbrp usaha. Jualan pulsa, aksesori jam tangan, distro hingga garmen skala kecil. Begitupun saat SMA.

Luar biasa didikan orang tua dan para gurunya di sekolah sampai seorang murid SD punya keinginan kuat berangkat ke Baitullah dan langsung dieksekusi kesungguhan keinginan itu dengan mulai menabung. Tak hanya niat, tak hanya ingin. Tapi langsung action.
Saat anak2 seusianya mungkin menabung untuk beli sepeda baru, misalnya, tapi Ilham justru menabung buat berangkat haji. Masya allah..

Amazing.

Jadi malu sama diri sendiri.

Kadang kerinduan kita yg menggebu ke tanah suci, tdk sungguh2 dibuktikan dengan mulai menabung untuk menuju kesana.

Bener ya kata teman2. Jarak kita ke mekkah tak akan pernah berubah, jika tak mulai melangkahkan kaki menuju kesana.
Inspiratif.

Moga lancar ibadah hajinya buat semua yg brkt thn ini. Moga selalu diberi kesehatan untuk menjalankan semua rukun dan sunnahnya dengan sempurna. Kembali ke tanah air dengan selamat dan mjd haji yg mabrur.
Titip doa untuk bangsa.
Moga jd harapan kita bersama. Baldatun toyyibatun warabbun ghofur.

Dan tanamkan kecintaan pada Baitullah dan kobarkan semangat berhaji sejak dini dengan berpartisipasi serta mengajak ananda tercinta dalam Manasik Haji Cilik e~SchooL Angkatan IV di September 2015 ini.

Satu-satunya Manasik Haji di Kabupaten Pinrang untuk anak usia dini dengan pendekatan bermain, bercerita, & bernyanyi semoga kecintaan pada Baitullah dan berani melangkahkan kaki ke Rumah Suci Allah.. 

Labaikallahumma Labbaik... Labbaikala Syarikala Kalabbaik... 

Sungguh kami rindu bertemu denganMu ya Rabb.. Sungguh kami rindu bertamu ke BaitullahMu....

Informasi selanjutnya
Hub.i Panitia (Bunda Hajar) 085299424165 sms/Wa/Line